Setelah dinyatakan lulus mengikuti program RPL pada Ps. PPI Unila oleh tim penguji RPL Tim Ahli Keinsinyuran kementritek Dikti Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc., IPU., ASEAN, Eng.,(selaku Ketua Tim Ahli Keinsinyuran) dan Ir. Rudy Purwondho, M.Sc., MBA., IPM., ASEAN, Eng., (selaku Sekretaris tim ahli) maka 3 (tiga) mahasiswa Ps.PPI turut serta dalam acara wisuda periode bulan Desember 2018.
Lounching Program Studi Ps.PPI dan Kuliah Umum
Kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka promosi dan pemberitahuan kepada masyarakat khususnya yang berhubungan dengan keinsinyuran untuk selanjutnya dapat dijadikan pilihan bagi mereka untuk meneruskan atau mendapatkan profesi insinyur nya dari Ps. PPI. Unila.
Kegiatan Lounching Program Ps.PPI dan Kuliah Umum dilakukan pada tanggal 03 Desember 2018. Kuliah umum dilakukan di Gedung A Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Lampung yang dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. H. Bujang Rahman, M.Si..

Kemudian dilanjutkan dengan Lounching Ps.PPI yang dibuka langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. di Gedung Rektorat Universitas Lampung.

Kuliah umum terdiri atas dua nara sumber yakni Ketua Dewan Keinsinyuran Indonesia Prof. Djoko Santoso dengan tema “Peran Keinsinyuran dan PSPPI Dalam Revolusi Industri” serta Sekretaris Dewan Kiinsinyuran Indonesia Ir. Rudy Purwondho dengan tema “Tantangan Insinyur Profesional pada Era Industri 4.0”.
Peserta yang hadir pada kegiatan Lounching memberikan apresiasi yang baik dengan dibukanya Ps. PPI Unila. MOU antara Ps.PPI Unila dengan berbagai Kontraktor dan Asosiasi juga diselenggarakan pada hari yang sama yang disaksikan oleh Ketua PII Wilayah Lampung dan Dekan Fakultas Teknik Unila.
Lokakarya Ke-Insinyuran, Kurikulum, dan RPL PS.PPI-UNILA
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk penyempurnaan Kurikulum. Kurikulum yang dibuat seharusnya relevan dengan apa yang dibutuhkan dimasyarakat Insinyur dan sesuai dengan apa yang dimandatkan oleh Menristekdikti. Keberadaan lokakarya ini dapat memberikan masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan kurikulum khususnya nara sumber dan stackholder untuk menjadikan agar kurikulum yang dibuat dapat mengakomodir semua permasalahan dan persoalan yang ada di masyarakat ke insinyuran.
Pada lokakarya yang diselenggarakan di Hotel Sheraton ini dihadiri oleh Gubernur Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis juga sekaligus dilakukan pengukuhan pengurus PII wilayah Provinsi Lampung dan Cabang Kota dan Kabupaten se provinsi Lampung oleh Ketua Umum PII Pusat Hermanto Dardak.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan MOU antar Ps.PPI Unila dengan PII Pusat dan PII Wilayah Lampung. Kegiatan Lokakarya ini dihadiri 80 orang peserta yang terdiri dari dosen Unila dan Perguruan tinggi lainnya di Lampung, LPJK, Asosaiasi Konsultan dan Kontraktor serta stacholder lainnya yang bersinggungan dengan Ps.PPI dengan Nara Sumber Utama Direktur Eksekutif PII Pusat Ir. Rudianto Handoyo, IPM disamping narasumber lainnya Ketua PII Wilayah “ Ir. Taufik Hidayat, M.P., MM’ dan Ketua LPJK Lampung “ Ir. Tubagus Ahmad Arif’at”.


y
Rakernas, Seminar dan Lokakarya Forum-Ps.PPI
Rakernas, Seminar dan Lokakarya merupakan sarana untuk diskusi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang berkenaan dengan penyelenggaraan Program Studi Profesi dan ke Insinyuran Pada Umumnya.
Tujuan kegiatan ini lebih jauh adalah dapat meningkatkan kerjasama antar Program Studi Program Profesi Insinyur yang ada di Indonesia dalam hal menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada baik pada program studi maupun pada tingkat nasional dan internasional yang berkenaan dengan ke insinyuran pada umumnya.
Rakernas pertama kali dilaksanakan pada bulan November tahun 2017 di Makassar dengan penyelenggaranya adalah Ps.PPI Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Rakernas ke 2 pada bulan 26-27 Juli 2018 juga telah dilaksanakan di Universitas Gajah Mada dengan Ps.PPI UGM sebagai penyelenggara kegiatan.
Kegiatan Rakernas tidak hanya dihadiri oleh semua peserta Forum Ps. PPI di Indonesia, Ketua Tim Ke Insinyuran Indonesia, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia dan para pakar Keinsinyuran yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.
