PSPPI Unila Mengadakan Webinar Profesi Insinyur Series #1 : “Undang Undang Keinsinyuran dan Esensinya bagi Sarjana Bidang Keteknikan”

Pengaruh pandemi COVID 19 terhadap aktifitas di dunia pendidkan sangatlah besar dan muncullah kebiasaan baru, salah satunya seminar secara daring atau lebih dikenal dengan sebutan webinar. webinar menjadi alternatif yang tepat dalam melaksanakan kegiatan di tengah pandemi ini. Webinar series menjadi pilihan untuk pengadaan webinar di PS-PPI unila. Tanggal 14 Agustus 2020, pukul 13.30 WIB PS-PPI menyelenggarakan webinar series pertama dalam rangka sosialisasi Undang Undang Keinsinyuran dengan mengusung tema “Undang Undang Keinsinyuran dan Esensinya bagi Sarjana Bidang Keteknikan”. webinar series ini berlangsung selama 2 jam dengan narasumber utama yaitu Ir. Achdiat Kurnadi S., IPM., Dewan Pakar bidang Kejuruan Mesin PII Pusat dan Ketua PS-PPI, Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa., M.T., IPM., ASEAN Eng., serta 4 orang Panelis yaitu Ir. Taufik Hidayat, M.M., M.E.P., Ketua Umum PII Wilayah Lampung, Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi., S.H., M.T., M.Si., M.H., CRBC., IPU, Ketua Umum PII Cabang OKU., Dr. Ir. H. Achmad Syarifudin., M.Sc., LPJK-P Sumsel, serta Ir. Akhmad bastari., M.T., IPM. Ketua PII Cabang Palembang. Acara ini dimoderatori oleh Dosen PS-PPI Unila, Dr. Eng. Ir. Ratna Widyawati, S.T., M.T., IPM., dan Dr. Eng. Ir. Aleksander Purba, S.T., M.T., IPM., diikuti oleh 120 orang peserta yang berasal dari lampung dan juga dari beberapa daearah lainnya seperti : Kalimantan, semarang, jakarta, padang dan beberapa kota diluar Lampung.

Acara diawali dengan pemaparan materi oleh bapak Achdiat tentang revolusi industri dan keterkaitan industri dengan perundangan keinsinyuran. Pemaparan materi kedua oleh Ketua PS PPI unila dengan tema Peran PSPPI dalam mewujudkan Insinyur Profesional sesuai amanat UU no 11 tahun 2014. kegiatan selanjutnya diskusi bersama dengan panelis yang berasal dari berbagai bidang ilmu dan profesi. Selama webinar berlangsung tampak animo peserta yang tinggi ditandai dengan banyak muncul pertanyaan seputar keinsinyuran, sertifikasi inisinyur profesional dan Program Profesi Insinyur.

Acara diakhiri tepat pada pukul 16.30 WIB dengan mengajak narasumber, Panelis dan peserta untuk berfoto bersama secara virtual melalui aplikasi ZOOM. Webinar yang mendapatkan apresiasi positif dari penalis dan peserta ini rencana akan kita lanjutkan pada series berikutnya, demikian yang disampaikan Bapak Aleksander  Purba, dosen Ps.PPI Unila yang diberikan amanah sebagai Penanggung jawab jalannya kegiatan webinar ini.

Link Materi webinar :

Link Streaming Youtube : https://youtu.be/a2-TvG-PmEQ

Selamat!! PSPPI UNILA mendapatkan Akreditasi Baik

Akreditasi dijadikan sebagai bentuk evaluasi dan penentuan standar mutu suatu lembaga pendidikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang hasilnya merupakan status mutu program studi yang diumumkan kepada masyarakat dengan tujuan agar dapat memberikan jaminan bahwa program studi yang terakreditasi telah memenuhi kriteria mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT, sehingga mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat atas penyelenggaraan program pendidikan yang tidak memenuhi kriteria. Disamping itu proses akreditasi juga dapat mendorong perguruan tinggi, unit pengelola program studi, dan program studi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu yang tinggi, dimana hasil akreditasi ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam transfer kredit, usulan bantuan Kroppsbyggende havremelkaker med høyt proteininnhold mastoral durch alpha pharma in deutschland methyl drostanolone wereldkampioen bodybuilding levend verbrand in horrorbotsing dan alokasi dana, serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.

PS PPI Unila yang telah meluluskan 125 mahasiswa profesi Insinyur, hari ini Selasa, tanggal 12 Agustus 2020 telah mendapatkan peringkat akreditasi Baik oleh BAN PT melalui SK Nomor : 4616/SK/BAN-PT/Ak-PKP/PP/VII/2020 yang berlaku sampai dengan 5 tahun kedepan tepatnya pada tanggal 12 Agustus 2025. Hasil yang dicapai tentu berkat kerja keras yang luar biasa dari tim akreditasi yang dipimpin oleh Ketua PS PPI dan dukungan penuh dari pimpinan Perguruan Tinggi Unila. Peringkat akreditasi yang didapatkan hari ini menyesuaikan mekanisme akreditasi terbaru BAN-PT tentang IAPS 4.0 dan IAPT 3.0. Selamat PSPPI Unila atas peringkat akreditasi yang diperoleh!!

Sosialisasi UU Keinsinyuran dan PS PPI Unila di PTPN VII

Dalam rangka implementasi UU No. 11 tahun 2014 tentang keinsinyuran, Universitas Lampung (Unila) sebagai salah satu universitas yang diberikan mandat oleh Kemenristekdikti masih tetap melaksanakan program sosialisasi UU keinsinyuran yang digagas oleh tim PS PPI Unila. PT. Perkebunan Nusantara  (PTPN ) VII, sebagai BUMN pertama dilampung adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikunjungi PSPPI dalam rangka memberikan informasi terkait Sertifikasi Profesi Insinyur bagi Insinyur yang melakukan praktik keinisinyuran dan penyelenggaraan Program Profesi Insinyur di Unila yang dilaksanakan hari ini, Rabu 12 Agustus 2020. Kedatangan Tim PS PPI yang dipimpin oleh Ketua Prodi ini disambut baik oleh kepala bagian SDM PTPN, bapak Ronald Sudrajat sebagai perwakilan dari Direktur PTPN VII.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 2 gedung PTPN VII pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan diawali dengan pemaparan informasi yang berkenaan tentang kewajiban seorang Insinyur yang bekerja dibidang keinsinyuran untuk memiliki sertifikat,agar dapat bekerja secara legal dibidang keinsinyuran dan juga memperkenalkan PS PPI Unila sebagai satu satunya penyelenggara Program Profesi Insinyur di Provinsi Lampung. Diskusi yang berlangsung selama 2 jam ini, mendapatkan tanggapan positif dari PTPN yang siap bekerja sama  untuk mewujudkan amanat UU No. 11 tahun 2014 dan akan mendorong SDM  mereka yang bekerja pada bidang keinsinyuran untuk memperoleh Sertifikat Insinyur melalui PS PPI Unila.  Menurut penuturan Bapak Ronald, begitu beliau disapa, PTPN, sebagai BUMN tentu akan melaksanakan apa yang menjadi amanat UU, dan semoga keberadaan PS PPI Unila dapat menjadikan para Insinyur yang bekerja di PTPN VII menjadi lebih professional dan legal dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Sosialisasi UU keinsinyuran dan PS PPI unila di Pemerintahan Kab tulang bawang

Sejak akhir bulan Juli 2020 Program Studi Program Profesi Insinyur (Ps.PPI) Unila telah melaksanakan program sosialisasi UU Keinsinyuran dan Program Profesi Insinyur ke Akademisi, Instansi Pemerintahan , BUMN dan Swasta baik yang berada di Lampung maupun di luar Provinsi Lampung. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang Insinyur Profesional yang memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) bagi para Insinyur yang akan melaksanakan praktik keinsinyuran yang sesuai dengan amanat UU No 11 Tahun 2014 serta peran Program Profesi Insinyur dalam mewujudkan amanat Undang Undang Tentang Keinsinyuran ini.

Tulang Bawang merupakan tempat ketiga yang dikunjungi oleh tim PS PPI Unila sesuai jadwal sosialisasi tanggal 4 Agustus 2020. Sosialisasi yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik dan Ketua Ps.PPI serta 4 orang dosen PS PPI Unila di kantor Bupati Pemkab Tulang Bawang ini dihadiri oleh Ketua BAPPEDA, para Asisten, staf ahli Bupati dan Kepala Dinas instansi serta Staf Pemda di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang yang berkaitan dengan keinsinyuran

Dalam Paparannya ketua PS.PPI Unila menyampaikan bahwa Ps.PPI Unila adalah satu dari 40 Perguruan Tinggi yang dimandatkan oleh Kemenristekdikti untuk menyelenggararan Ps.PPI dalam rangka mewujudkan Insinyur Profesional sesuai amanat Undang Undang. Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah jalur program yang ditawarkan yang dapat ditempuh dalam waktu 1 semester dengan total SKS sebanyak 24 SKS.

Kegiatan pemaparan materi dan diskusi yang dimulai pada jam 10.00 WIB ini mendapat tanggapan posistif dari Pemerintahan Tulang Bawang, khususnya Kepala Bapeda dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra yang siap mendukung amanat UU No 11 tahun 2014 ini dengan mendorong para ASN yang ada di lingkungan Pemda untuk menjadi Insinyur Profesional dengan bergabung pada Ps.PPI Unila. Tindaklanjut dari hasil diskusi ini sebaiknya diwujudkan dalam bentuk kerjasama antara Unila khususnya Ps.PPI Unila dengan Pemda Tulang Bawang dalam bentuk MOU dan PKS, demikian yang disampaikan oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr. Achmad Suharyo,M.Si. Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini diakhiri dengan foto bersama tim PS PPI unila dan ASN di lingkungan Pemkab Tulang Bawang.

Enable Notifications OK No thanks